Apply to be a Chitika Publisher!

Thursday, 16 May 2013

Big Sound Festival Menggoyang Jakarta

Big Sound Festival sepertinya mampu memuaskan dahaga para pecinta musik terutama penggemar aliran Britpop. Festival musik yang digelar oleh Dyandra Entertainment pada hari Rabu (15/5) menghapuskan kerinduan penggemar Blur, salah satu pentolan Britpop di era invasi musik Inggris atau yang juga dikenal sebagai British Invasion di era tahun 90-an.

Big Sound Festival dibuka sekitar pukul 17.30 WIB oleh Van She, band elektro pop asal Australia yang langsung menggebrak dengan lagu “ The Idea of Happines”.  Band yang beranggotakan Nick Routledge, Matt Van Schie, Michael Di Francesco dan Tomek Archer ini cukup memanaskan penonton di petang hari dengan lagu-lagu andalan mereka.
Duo kembar identik asal Kanada, Tegan and Sara merupakan artis kedua yang tampil di festival musik yang berlangsung di Lapangan D, Senayan. Duet yang tampil selama sekitar 45 menit ini memuaskan animo para penggemarnya di Jakarta dengan lagu-lagu hitsnya seperti “ Walking with a ghost”, “Aligator”, “Drove me wild” dan “Hope a plane”. Para penonton yang terbius dengan penampilan enerjik duet wanita muda ini, seakan tersentak bangun saat Tegan and Sara mengakhiri penampilan mereka sekitar pukul 19.00 WIB.
Big Sound Festival tidak hanya menghadirkan artis mancanegara. Penampilan The Brandals dan Morfem, dua band dari negeri sendiri turut memeriahkan para pengunjung festival musik yang baru pertama kali diselenggarakan ini.
The Temper Trap, salah satu band di Big Sound Festival  yang cukup dinantikan penampilannya langsung menghentak panggung dengan lagu “Love Lost” saat malam semakin larut. Band asal Australia yang salah satu personilnya, Dougy Mandagi mempunyai darah Indonesia ini menyapa penggemarnya dengan bahasa Indonesia yang disambut dengan meriah. Tata lampu yang apik dan system suara yang jernih memberikan nilai tambah bagi band yang pernah tampil di Jakarta tahun 2010 silam. “Sweet Disposition” pun akhirnya menuntaskan penampilan ciamik The Temper Trap.
Saat jam mulai menunjukan pukul 21.00 WIB, Blur yang merupakan penampil utama langsung menyapa ribuan penggemar mereka yang sudah menanti mungkin lebih dari 2 dekade untuk menyaksikan band yang dimotori oleh Damon Albarn sang vokalis beraksi di panggung secara langsung. “Girls and Boys” menjadi lagu pembuka dari salah satu band yang pernah ikut memimpin aliran Britpop ini. Lautan penonton yang bernyanyi dan berlompatan bersama semakin bergairah saat Damon berinteraksi dengan turun dari panggung dan menyapa dari dekat para penonton. Koor penonton terus berkumandang saat Blur membawakan hits-hits mereka seperti “Parklife”, “Coffee & TV” serta “Country of House”. Kebersamaan Blur dengan para pengunjung Big Sound Festival akhirnya harus berakhir dengan “Song 2”, lagu enerjik yang memuaskan dahaga para penggemar Blur.
Melihat antusiasme pengunjung yang cukup besar, Big Sound Festival 2013 dapat menjadi salah satu festival musik yang besar di Indonesia pada masa mendatang seperti Big Day Out di Australia atau Coachella di Amerika jika dikelola dengan baik. Salut untuk Dyandra Entertainment dan Sound Rhytm sebagai promotor Big Sound Festival 2013.
Wohooo, when I feel heavy metal.wohoo, pleased to meet you!
source:lintasMe

No comments:

Post a Comment