Big Sound Festival sepertinya mampu memuaskan dahaga para pecinta musik terutama penggemar aliran Britpop. Festival musik yang digelar oleh Dyandra Entertainment pada hari Rabu (15/5) menghapuskan kerinduan penggemar Blur, salah satu pentolan Britpop di era invasi musik Inggris atau yang juga dikenal sebagai British Invasion di era tahun 90-an.
Big Sound Festival dibuka sekitar pukul 17.30 WIB oleh Van She, band elektro pop asal Australia
yang langsung menggebrak dengan lagu “ The Idea of Happines”. Band
yang beranggotakan Nick Routledge, Matt Van Schie, Michael Di Francesco
dan Tomek Archer ini cukup memanaskan penonton di petang hari dengan
lagu-lagu andalan mereka.
Duo kembar identik asal Kanada, Tegan and Sara merupakan artis kedua yang tampil di festival musik yang berlangsung di Lapangan D, Senayan.
Duet yang tampil selama sekitar 45 menit ini memuaskan animo para
penggemarnya di Jakarta dengan lagu-lagu hitsnya seperti “ Walking with a
ghost”, “Aligator”, “Drove me wild” dan “Hope a plane”. Para penonton
yang terbius dengan penampilan enerjik duet wanita muda ini, seakan tersentak bangun saat Tegan and Sara mengakhiri penampilan mereka sekitar pukul 19.00 WIB.
Big Sound Festival tidak hanya menghadirkan artis mancanegara.
Penampilan The Brandals dan Morfem, dua band dari negeri sendiri turut
memeriahkan para pengunjung festival musik yang baru pertama kali
diselenggarakan ini.
The Temper Trap,
salah satu band di Big Sound Festival yang cukup dinantikan
penampilannya langsung menghentak panggung dengan lagu “Love Lost” saat
malam semakin larut. Band asal Australia yang salah satu personilnya,
Dougy Mandagi mempunyai darah Indonesia
ini menyapa penggemarnya dengan bahasa Indonesia yang disambut dengan
meriah. Tata lampu yang apik dan system suara yang jernih memberikan
nilai tambah bagi band yang pernah tampil di Jakarta tahun 2010 silam.
“Sweet Disposition” pun akhirnya menuntaskan penampilan ciamik The
Temper Trap.
Saat jam mulai menunjukan pukul 21.00 WIB, Blur yang merupakan
penampil utama langsung menyapa ribuan penggemar mereka yang sudah
menanti mungkin lebih dari 2 dekade untuk menyaksikan band yang dimotori
oleh Damon Albarn
sang vokalis beraksi di panggung secara langsung. “Girls and Boys”
menjadi lagu pembuka dari salah satu band yang pernah ikut memimpin
aliran Britpop ini. Lautan penonton yang bernyanyi dan berlompatan
bersama semakin bergairah saat Damon berinteraksi dengan turun dari
panggung dan menyapa dari dekat para penonton. Koor penonton terus
berkumandang saat Blur membawakan hits-hits mereka seperti “Parklife”,
“Coffee & TV” serta “Country of House”. Kebersamaan Blur dengan para
pengunjung Big Sound Festival akhirnya harus berakhir dengan “Song 2”,
lagu enerjik yang memuaskan dahaga para penggemar Blur.
Melihat antusiasme pengunjung yang cukup besar, Big Sound Festival
2013 dapat menjadi salah satu festival musik yang besar di Indonesia
pada masa mendatang seperti Big Day Out di Australia atau Coachella di Amerika jika dikelola dengan baik. Salut untuk Dyandra Entertainment dan Sound Rhytm sebagai promotor Big Sound Festival 2013.
Wohooo, when I feel heavy metal.wohoo, pleased to meet you!
source:lintasMe


No comments:
Post a Comment